Olahraga Air untuk Anak
Olahraga air banyak ragamnya; bisa berupa renang, polo air, selancar, menyelam, dayung, kano, dan lainnya. Namun yang paling umum dan sering dilakukan adalah renang.
Berenang dapat dilakukan oleh anak sejak usia 6 bulan. Atau jika kurang dari 6 bulan pun tidak masalah, yang penting diperhatikan adalah kontrol kepalanya sudah baik. Artinya, kepala bayi sudah dalam posisi tegak bila digendong dalam posisi duduk.
Berenang bagi anak memiliki segudang manfaat. Di antaranya adalah:
1. Memiliki keseimbangan. Keterampilan fisiknya saat dewasa juga akan menjadi lebih baik.
2. Memperlancar sirkulasi darah dan kerja organ tubuhnya. Otot tubuhnya pun lentur dan kuat sehingga daya tahan tubuh menjadi kuat.
3. Menjalin kedekatan orangtua dengan anak jika dilakukan bersama-sama. Semburan air dan canda tawa akan menjadi kebahagiaan yang akan melekat dalam ingatan anak.
4. Membuat anak lebih bahagia karena bermain air merupakan salah satu aktivitas yang dinantikan oleh anak-anak.
Yang perlu diperhatikan orangtua saat mengajak anak berenang adalah:
1. Sebisa mungkin anak memakai kacamata renang untuk melindungi mata anak yang masih sensitif dari khlorin (zat yang biasa digunakan untuk membunuh kuman di dalam air kolam renang).
2. Bila kolam renang berada di luar ruangan (outdoor), gunakan tabir surya khusus untuk anak-anak. Sore hari merupakan waktu yang tepat untuk berenang karena suhu air lebih hangat dan sinar matahari tak terlalu menyengat.
3. Berikan air putih sesering mungkin karena anak rentan mengalami dehidrasi akibat berlama-lama menghirup khlorin.
4. Segera mandikan anak dengan sabun hingga bersih setelah berenang agar kulitnya terbebas dari sisa-sisa air kolam yang terpapar zat kimia dan kuman penyakit.
Info is adapted from www.ayahbunda.co.id
No comments:
Post a Comment