Mengobati Radang Tenggorokan Anak Secara Alami
Umumnya, penyakit radang tenggorokan melibatkan gejala nyeri tenggorokan hingga anak sulit makan, batuk, pilek dan pembesaran amandel. Cobalah menggunakan beberapa bahan alami berikut sebagai obat:
1. Berkumur Air Garam
Bila umur anak sudah cukup besar (> 3 tahun), gunakan larutan air garam sebagai obat. Bahan yang diperlukan adalah 1 gelas air matang hangat + 1/4 sdt garam + 1 sdm Listerine (optional). Campur bahan tsb, lalu pakailah sebagai cairan berkumur.
2. Minum Air Cukup
Minum air dalam jumlah yang cukup juga penting. Mendapatkan asupan cairan yang cukup dapat membuat dahak lebih encer, melembabkan saluran tenggorokan, dan mencegah dehidrasi. Bila tidak suka air putih, berikan teh/susu/kuah sup ayam. Yang jelas, pastikan anak meminum minimal 8 gelas air/2 liter air setiap hari.
3. Madu
Madu mempunyai efek antibakteri, dan antivirus. Madu dapat dikonsumsi dengan cara meminum 1 sdm madu atau larutkan dengan segelas air hangat. Namun perlu diketahui bahwa anak < 1 tahun dilarang mengonsumsi madu.
4. Lemon/Jeruk Nipis
Kandungannya membantu tubuh melawan infeksi, membunuh kuman, dan mengencerkan dahak kental. Ada banyak cara, antara lain sebagai obat kumur (campurkan 2 sdm air perasan lemon/jeruk nipis ke dalam air). 5. Madu dan Lemon
Kombinasi madu dan lemon sangat baik. Caranya campur 1 sdm madu + 1 sdm air perasan lemon (atau jeruk nipis), lalu minum tanpa air.
6. Istirahat Cukup
Aktivitas yang berat akan mempersulit ubuh melawan infeksi kuman. Beristirahat akan membantu tubuh mengalokasikan energinya untuk melawan infeksi. Pastikan anak mendapat waktu tidur yang cukup.
Bagaimanapun, orangtua harus mengetahui gejala-gejala anak menderita radang tenggorokan serius. Waspadai gejala berikut dan segera bawa anak ke dokter untuk mendapatkan penanganan tepat:
1. Sesak napas.
2. Anak tidur mengorok dan tidak nyenyak.
3. Terdapat bunyi mengi pada napas anak.
4. Demam > 38˚C selama 2 hari.
5. Anak sulit sekali menelan.
6. Batuk yang lama (> 3 minggu).
7. Muncul ruam pada kulit anak.
8. Muncul tanda dehidrasi (kencing jarang dan sedikit, tidak ada air mata saat menangis, mulut kering).
Info is adapted from www.dedaunan.com
No comments:
Post a Comment